<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491</id><updated>2011-04-21T13:25:19.217-07:00</updated><category term='inspirasi'/><category term='motivasi'/><category term='opini'/><category term='event'/><category term='refleksi'/><title type='text'>Buletin SMAN1G</title><subtitle type='html'>Buletin Board nya anak SMA N 1 Gemolong</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-8219100119200270326</id><published>2009-05-26T01:00:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T01:12:19.075-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Doa dari Keranjang Tempe</title><content type='html'>Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, tempat tinggal seorang ibu penjual tempe . Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lakukan sebagai menyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika tempe ini yang nanti mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya. " demikian dia selalu memaknai hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, setelah salat subuh, dia pun berkemas. Mengambil keranjang bambu tempat tempe , dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe-tempe yang dia letakkan di atas meja panjang. Tapi.......deg !! dadanya gemuruh. Tempe yang akan dia jual, ternyata belum jadi. Masih berupa kacang, sebagian berderai, belum disatukan ikatan-ikatan putih kapas dari peragian. Tempe itu masih harus menunggu satu hari lagi untuk jadi. Tubuhnya lemas. Dia bayangkan, hari ini pasti dia tidak akan mendapatkan uang, untuk makan, dan modal membeli kacang, yang akan dia olah kembali menjadi tempe. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah putus asa, terbersit harapan di dadanya. Dia tahu, jika meminta kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil. Maka, ditengadahkan kepala, dia angkat tangan, dia baca doa. "Ya Allah, Engkau tahu kesulitanku. Aku tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina ini. Bantulah aku ya Allah, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe . Hanya kepada-Mu kuserahkan nasibku..." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati, dia yakin, Allah akan mengabulkan doanya. Dengan tenang, dia tekan dan mampatkan daun pembungkus tempe . Dia rasakan hangat yang menjalari daun itu. Proses peragian memang masih berlangsung. Dadanya gemuruh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pelan, dia buka daun pembungkus tempe. Dan... dia kecewa. Tempe itu masih belum juga berubah. Kacangnya belum semua menyatu oleh kapas-kapas ragi putih. Tapi, dengan memaksa senyum, dia berdiri. Dia yakin, Allah pasti sedang "memproses" doanya. Dan tempe itu pasti akan jadi. Dia yakin, Allah tidak akan menyengsarakan hambanya yang setia beribadah seperti dia. Sambil meletakkan semua tempe setengah jadi itu ke dalam keranjang, dia berdoa lagi. "Ya Allah, aku tahu tak pernah ada yang mustahil bagi-Mu. Engkau Maha Tahu, bahwa tak ada yang bisa aku lakukan selain berjualan tempe. Karena itu ya Allah, jadikanlah. Bantulah aku, kabulkan doaku..." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengunci pintu dan berjalan menuju pasar, dia buka lagi daun pembungkus tempe. Pasti telah jadi sekarang, batinnya. Dengan berdebar, dia intip dari daun itu, dan... belum jadi. Kacang itu belum sepenuhnya memutih. Tak ada perubahan apa pun atas ragian kacang tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keajaiban Tuhan akan datang....pasti, " yakinnya. Dia pun berjalan ke pasar. Di sepanjang perjalanan itu, dia yakin, "kehendak" Tuhan tengah bekerja untuk mematangkan proses peragian atas tempe tempenya. Berkali-kali dia dia memanjatkan doa... berkali-kali dia yakinkan diri, Allah pasti mengabulkan doanya. Sampai di pasar, di tempat dia biasa berjualan, dia letakkan keranjang-keranjang itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasti sekarang telah jadi tempe !" batinnya. Dengan berdebar, dia buka daun pembungkus tempe itu, pelan-pelan. Dan... dia terlonjak. Tempe itu masih tak ada perubahan. Masih sama seperti ketika pertama kali dia buka di dapur tadi. Kecewa, airmata menitik di keriput pipinya. Kenapa doaku tidak dikabulkan? Kenapa tempe ini tidak jadi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Tuhan begitu tidak adil? Apakah Dia ingin aku menderita? Apa salahku? Demikian batinnya berkecamuk. Dengan lemas, dia gelar tempe-tempe setengah jadi itu di atas plastik yang telah dia sediakan. Tangannya lemas, tak ada keyakinan akan ada yang mau membeli tempenya itu. Dan dia tiba-tiba merasa lapar... merasa sendirian. Allah telah meninggalkan aku, batinnya. Airmatanya kian menitik. Terbayang esok dia tak dapat berjualan... esok dia pun tak akan dapat makan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihatnya kesibukan pasar, orang yang lalu lalang, dan "teman-temannya" sesama penjual tempe di sisi kanan dagangannya yang mulai berkemas. Dianggukinya mereka yang pamit, karena tempenya telah laku. Kesedihannya mulai memuncak. Diingatnya, tak pernah dia mengalami kejadian ini. Tak pernah tempenya tak jadi. Tangisnya kian keras. Dia merasa cobaan itu terasa berat. Di tengah kesedihan itu, sebuah tepukan menyinggahi pundaknya. Dia memalingkan wajah, seorang perempuan cantik, paro baya, tengah tersenyum, memandangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf Ibu, apa ibu punya tempe yang setengah jadi? Capek saya sejak pagi mencari-cari di pasar ini, tak ada yang menjualnya. Ibu punya??" Penjual tempe itu bengong. Terkesima. Tiba-tiba wajahnya pucat. Tanpa menjawab pertanyaan si ibu cantik tadi, dia cepat menadahkan tangan. "Ya Allah, saat ini aku tidak ingin tempe itu jadi. Jangan engkau kabulkan doaku yang tadi. Biarkan sajalah tempe itu seperti tadi, jangan jadikan tempe ...." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu segera dia mengambil tempenya. Tapi, setengah ragu, dia letakkan lagi. "Jangan-jangan, sekarang sudah jadi tempe ...." &lt;br /&gt;"Bagaimana Bu ? Apa ibu menjual tempe setengah jadi ?" tanya perempuan itu lagi. Kepanikan melandanya lagi. "Duh Gusti... bagaimana ini? Tolonglah ya Allah, jangan jadikan tempe ya?" ucapnya berkali-kali. Dan dengan gemetar, dia buka pelan-pelan daun pembungkus tempe itu. Dan apa yang dia lihat, pembaca ?? Di balik daun yang hangat itu, dia lihat tempe yang masih sama. Belum jadi ! "Alhamdulillah! " pekiknya, tanpa sadar. Segera dia angsurkan tempe itu kepada si pembeli. Sembari membungkus, dia pun bertanya kepada si ibu cantik itu. "Kok Ibu aneh ya, mencari tempe kok yang belum jadi?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oohh, bukan begitu, Bu. Anak saya, si Sulhanuddin, yang kuliah S2 di Australia ingin sekali makan tempe, asli buatan sini. Nah, agar bisa sampai sana belum busuk, saya pun mencari tempe yang belum jadi. Jadi, saat saya bawa besok, sampai sana masih layak dimakan. Oh ya, jadi semuanya berapa, Bu ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, ini kisah yang biasa bukan ? Dalam kehidupan sehari-hari, kita acap berdoa.....dan "memaksakan" agar .....Allah memberikan apa yang menurut kita paling cocok untuk kita. Dan jika doa kita tidak dikabulkan, kita merasa diabaikan, merasa kecewa. Padahal, Allah paling tahu apa yang paling cocok untuk kita. Bahwa semua rencananya adalah sempurna.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu’alam Bishshawaab….. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-8219100119200270326?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/8219100119200270326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/05/doa-dari-keranjang-tempe_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/8219100119200270326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/8219100119200270326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/05/doa-dari-keranjang-tempe_26.html' title='Doa dari Keranjang Tempe'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-6043858280632395015</id><published>2009-02-13T20:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T01:16:34.820-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Mengapa mereka maju?</title><content type='html'>Perbedaan antara negara berkembang (miskin) dan negara maju (kaya) tidak tergantung pada umur negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya negara India dan Mesir, yang umurnya lebih dari 2000 tahun, tetapi mereka tetap terbelakang (miskin).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain –Singapura, Kanada, Australia &amp;amp; New Zealand– negara yang umurnya kurang dari 150 tahun dalam membangun, saat ini mereka adalah bagian dari negara maju di dunia, dan penduduknya tidak lagi miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jepang mempunyai area yang sangat terbatas. Daratannya, 80% berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian &amp;amp; peternakan. Tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia. Jepang laksana suatu negara “industri terapung” yang besar sekali, mengimpor bahan baku dari semua negara di dunia dan mengekspor barang jadinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Swiss tidak mempunyai perkebunan coklat tetapi sebagai negara pembuat coklat terbaik di dunia. Negara Swiss sangat kecil, hanya 11% daratannya yang bisa ditanami. Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik. (Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia). Swiss juga tidak mempunyai cukup reputasi dalam keamanan, integritas, dan ketertiban – tetapi saat ini bank-bank di Swiss menjadi bank yang sangat disukai di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ras atau warna kulit juga bukan faktor penting. Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju/kaya di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu... apa perbedaannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaannya adalah pada sikap/perilaku masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Dasar Kehidupan:&lt;br /&gt;1.Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari&lt;br /&gt;2.Kejujuran dan integritas&lt;br /&gt;3.Bertanggung jawab&lt;br /&gt;4.Hormat pada aturan &amp;amp; hukum masyarakat&lt;br /&gt;5.Hormat pada hak orang/warga lain&lt;br /&gt;6.Cinta pada pekerjaan&lt;br /&gt;7.Berusaha keras untuk menabung &amp;amp; investasi&lt;br /&gt;8.Mau bekerja keras&lt;br /&gt;9.Tepat waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara terbelakang/miskin/ berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang sumber daya alam, atau karena alam yang kejam kepada kita. Kita terbelakang/lemah/miskin karena perilaku kita yang kurang/tidak baik. Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang akan memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi, dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-6043858280632395015?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/6043858280632395015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/02/mengapa-mereka-maju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6043858280632395015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6043858280632395015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/02/mengapa-mereka-maju.html' title='Mengapa mereka maju?'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-1665251830361764240</id><published>2009-02-02T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T20:31:45.367-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>I Can't See A Beautiful Day</title><content type='html'>Seorang anak laki-laki tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia mengangkat sebuah papan yang bertuliskan: "Saya buta, tolong saya." Hanya ada beberapa keping uang di dalam topi itu.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298764143595011250" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 395px; CURSOR: hand; HEIGHT: 271px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SYj96h-OvLI/AAAAAAAAAAw/4NAyXHkt3_Q/s400/blind01.jpg" border="0" /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin banyak orang memberi uang ke anak tuna netra ini. Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah kakinya dan bertanya, "Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi? Apa yang bapak tulis?" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298766016667962146" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 276px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SYj_njtnyyI/AAAAAAAAAA4/_g1Krgf7r7Q/s400/blind02.jpg" border="0" /&gt; Pria itu berkata, "Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran. Saya menyampaikan apa yang kamu telah tulis dengan cara yang berbeda." Apa yang ia telah tulis adalah: "Hari ini adalah hari yang indah dan saya tidak bisa melihatnya."&lt;br /&gt;Bukankah tulisan yang pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja?&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298766627870390418" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 290px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SYkALInouJI/AAAAAAAAABA/wRb53sgwubo/s400/blind03.jpg" border="0" /&gt;Tentu arti kedua tulisan itu sama, yaitu bahwa anak itu buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan, tulisan yang kedua mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah beruntung bahwa mereka dapat melihat. Apakah kita perlu terkejut melihat tulisan yang kedua lebih efektif? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-1665251830361764240?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/1665251830361764240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2002/02/i-cant-see-beautiful-day.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1665251830361764240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1665251830361764240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2002/02/i-cant-see-beautiful-day.html' title='I Can&apos;t See A Beautiful Day'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SYj96h-OvLI/AAAAAAAAAAw/4NAyXHkt3_Q/s72-c/blind01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-6823417204238659008</id><published>2009-01-26T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:27:09.796-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Kalau saya Presiden Amerika</title><content type='html'>&lt;a href="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:DqIpKnEWBihRtM:http://www.banten.go.id/gambar/obama2.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 120px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:DqIpKnEWBihRtM:http://www.banten.go.id/gambar/obama2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kalau saya menjadi presiden Amerika, di awal pemerintahan, saya akan menaikkan harga premium dari Rp 5,000 menjadi Rp 15,000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian 6 bulan sekali harga akan saya turunkan per Rp 500, sampai dengan akhir 5 tahun pemerintahan saya, sehingga harga premium akan menjadi Rp 10,000.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya saya akan mengumumkan dengan "sejujur-jujurnya" kepada rakyat Amerika bahwa saya telah memecahkan rekor (paling tidak) MURI karena telah menurunkan harga premium 12 kali dalam kurun waktu 5 tahun, tanpa perlu menegaskan nilai akumulatifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian saya mengharapkan agar rakyat Amerika memilih saya kembali 5 tahun ke depan untuk meneruskan dan mendukung kebijakan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:milis IKAST3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-6823417204238659008?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/6823417204238659008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/kalau-saya-presiden-amerika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6823417204238659008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6823417204238659008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/kalau-saya-presiden-amerika.html' title='Kalau saya Presiden Amerika'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-8632160977898627021</id><published>2009-01-19T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:18:30.395-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>kenapa Pelanggan berhenti berlangganan?</title><content type='html'>&lt;a href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:cX4Icq2RrW148M:http://www.frozencircuits.com/phpsurveyor/images/survey2.gif"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 137px; CURSOR: hand; HEIGHT: 136px" alt="" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:cX4Icq2RrW148M:http://www.frozencircuits.com/phpsurveyor/images/survey2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Sebuah survey mengatakan, kenapa Pelanggan berhenti berlangganan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1% karena meninggal dunia&lt;br /&gt;3% pindah tempat&lt;br /&gt;5% punya persahabatan lain dengan competitor&lt;br /&gt;9% karena persaingan harga&lt;br /&gt;14% karena Product&lt;br /&gt;65% karena sikap tidak peduli karyawannya terhadap pelanggan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon ceritanya, seorang tua dengan pakaian sederhana memasuki Bank Of America di Los Angles, dilayani acuh tak acuh oleh seorang Pemuda berpakaian rapid an selintas ramah dan baik, tetapi pilihan Orang tua tersebut salah karena ternyata Pemuda tersebut tidak terlalu ramah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketika akan selesai, Orangtua tersebut meminta kartu bebas Parkir yang biasanya diberikan Bank kepada Nasabahnya, tetapi dengan sikap tidak peduli Karyawan mengatakan bahwa kartu Parkir tersebut sudah tidak ada lagi, pelayanan seperti itu sudah ditutup karena sering diselewengkan oleh Nasabah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Orangtua tersebut mengatakan bahwa dia sudah bertahun-tahun menjadi nasabah Bank Of America dan menikmati pelayanan kartu Parkir Gratis tersebut, tetapi sekali lagi dengan nada membentak sang Petugas mengatakan titik, Management sudah tidak melayani seperti itu.&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, sang Orangtua dengan berpakaian sederhana tersebut meminta Slip Tarikan dan menarik seluruh uang miliknya debesar $USD 42 juta ke Bank lain di depan Bank Of America tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang salah?&lt;br /&gt;1. Sikap tidak peduli sudah ditunjukkan oleh Perusahaan&lt;br /&gt;2. Sikap tidak peduli sudah ditunjukkan oleh Personal Pelayanan&lt;br /&gt;3. Petugas telah salah menilai pelanggan dari Penampilan Fisik&lt;br /&gt;4. Harga yang kadang-kadang tidak berarti dapat merugikan Perusahaan dalam jumlah yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-8632160977898627021?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/8632160977898627021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/kenapa-pelanggan-berhenti-berlangganan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/8632160977898627021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/8632160977898627021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/kenapa-pelanggan-berhenti-berlangganan.html' title='kenapa Pelanggan berhenti berlangganan?'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-7506398740147788715</id><published>2009-01-12T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:46:05.666-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:jLdpj5-pD_J0YM:http://eudea.files.wordpress.com/2007/07/sholat1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 122px; height: 98px;" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:jLdpj5-pD_J0YM:http://eudea.files.wordpress.com/2007/07/sholat1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika Pak Heru, atasan saya, memerintahkan untuk mencari klien yang bergerak di bidang interior, seketika pikiran saya sampai kepada Pak Azis. Meskipun hati masih meraba-raba, apa mungkin Pak Azis mampu membuat kios internet, dalam bentuk serupa dengan anjungan tunai mandiri dan dari kayu pula, dengan segera saya menuju ke bengkel workshop Pak Azis.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali keliru masuk jalan, akhirnya saya menemukan bengkel Pak Azis, yang kini ternyata sudah didampingi sebuah masjid. Pak Azispun tampak awet muda, sama seperti dulu, hanya pakaiannya yang sedikit berubah. Kali ini dia selalu memakai kopiah putih. Rautnya cerah, fresh, memancarkan kesan tenang dan lebih santai. Beungeut wudhu-an ( wajah sering wudhu), kata orang sunda. Selalu bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayah Allah ternyata telah sampai sejak lama, jauh sebelum Pak Azis berkecimpung dalam berbagai dinamika kegiatan Islam. Hidayah itu bermula dari peristiwa angin puting-beliung, yang tiba-tiba menyapu seluruh atap bengkel workshop-nya, pada suatu malam kira-kira&lt;br /&gt;lima tahun silam. "Atap rumah saya tertiup angin sampai tak tersisa satupun. Terbuka semua." cerita Pak Azis.."Padahal nggak ada hujan, nggak ada tanda-tanda bakal ada angin besar. Angin berpusar itupun cuma sebentar saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batin Pak Azis bergolak setelah peristiwa itu. Walau uang dan pekerjaan masih terus mengalir kepadanya, Pak Azis tetap merasa gelisah, stres &amp;amp; selalu tidak tenang. "Seperti orang patah hati, Ndra. Makan tidak enak, tidur juga susah."cerita Pak Azis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-kelamaan Pak Azis menjadi tidak betah tinggal di rumah dan stres. Padahal, sebelum kejadian angin puting-beliung yang anehnya hanya mengenai bengkel workshop merangkap rumahnya saja, Pak Azis merasa hidupnya sudah sempurna. Dari desainer grafis hingga jadi arsitek. Dengan keserbabisaannya itu, pak Azis merasa puas dan bangga, karena punya penghasilan tinggi. Tapi setelah peristiwa angin puting-beliung itu, pak Azis kembali bangkrut, beliau bertanya dalam hati : "apa sih yang kurang" apa salahku " ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pak Azis menekuni ibadah secara mendalam "Seperti musafir atau walisongo, saya mendatangi masjid-masjid di malam hari. Semua masjid besar dan beberapa masjid di pelosok Bandung ini, sudah pernah saya inapi." Setahun lebih cara tersebut ia jalani, sampai kemudian akhirnya saya bisa tidur normal, bisa menikmati pekerjaan dan keseharian seperti sediakala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan lebih tenang dan santai daripada sebelumnya."&lt;br /&gt;"Lebih tenang ? Memang Pak Azis dapet hikmah apa dari tidur di masjid itu ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di masjid itu 'kan tidak sekedar tidur, Ndra. Kalau ada shalat malam, kita dibangunkan, lalu pergi wudhu dan tahajjud. Karena terbiasa, tahajjud juga jadi terasa enak.&lt;br /&gt;Malah nggak enak kalau tidak shalat malam, dan shalat-shalat wajib yang lima itu jadi kurang enaknya, kalau saya lalaikan. Begitu, Ndra."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang tidak pernah terlambat atau bolong shalat-nya, Pak Azis ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah. Sekarang ini saya menganggap bhw yg utama itu adalah shalat. Jadi, saya dan temen-temen menganggap kerja itu cuma sekedar selingan aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selingan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, selingan yang berguna. Untuk menunggu kewajiban shalat, Ndra."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa lama saya terdiam, sampai kemudian adzan ashar mengalun jelas dari masjid samping rumah Pak Azis. Pak Azis mengajak saya untuk segera pergi mengambil air wudhu, dan saya lihat para pekerjanyapun sudah pada pergi ke samping rumah, menuju masjid. Bengkel workshop itu menjadi lengang seketika. Sambil memandang seluruh ruangan bengkel, sambil berjalan menuju masjid di samping workshop, terus terngiang-ngiang di benak saya : "Kerja itu cuma selingan, Ndra. Untuk menunggu waktu shalat..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya dari tempat workshop, sambil memandang sibuknya lalu lintas di jalan raya, saya merenungi apa yang tadi dikatakan oleh Pak Azis. Sungguh trenyuh saya, bahwa setelah perenungan itu, saya merasa sebagai orang yang sering berlaku sebaliknya. Ya, saya lebih sering menganggap shalat sebagai waktu rehat, cuma selingan, malah saya cenderung lebih mementingkan pekerjaan kantor. Padahal&lt;br /&gt;sholat yang akan bantu kita nantinya...( sungguh saya orang yang merugi..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang waktu shalat dilalaikan sebab pekerjaan belum selesai, atau rapat dengan klien dirasakan tanggung untuk diakhiri.&lt;br /&gt;Itulah penyebab dari kegersangan hidup saya selama ini. Saya lebih semangat dan habis-habisan berjuang meraih dunia, daripada mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan kekal di akhirat nanti.&lt;br /&gt;padahal dunia ini akan saya tinggalkan.. juga ............kenapa saya begitu bodoh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lupa, bahwa shalat adalah yang utama.&lt;br /&gt;Mulai saat itu saya berjanji untuk mulai shalat di awal waktu..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-7506398740147788715?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/7506398740147788715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/kerja-itu-cuma-selingan-untuk-menunggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/7506398740147788715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/7506398740147788715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/kerja-itu-cuma-selingan-untuk-menunggu.html' title='Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat...'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-6138531306469400743</id><published>2009-01-09T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T00:01:02.029-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Menahan Marah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/92/01/18920105/42-18920105.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 170px;" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/92/01/18920105/42-18920105.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu hari Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Shidiq. Ketika sedang bercengkerama dengan Rasulullah, tiba- tiba datang seorang Arab badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata- kata kotor keluar keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini Rasulullah tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian orang Arab badui itu kembali memaki Abu Bakar. Kali ini makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin marahlah orang Arab badui ini. Untuk ketiga kalinya ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan. Kali ini selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang Arab badui itu dengan makian pula. Terjadilah perang mulut. Seketika itu Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal ini, selaku tuan rumah Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai halaman rumah. Kemudian Abu Bakar berkata, ''Wahai Rasulullah, janganlah Anda biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahan ku!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah menjawab, ''Sewaktu ada seorang Arab badui datang lalu mencelamu, dan engkau tidak menanggapinya, aku tersenyum karena banyak Malaikat di sekelilingmu yang akan membelamu di hadapan Allah. Begitu pun, yang kedua kali ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para Malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum. Namun, ketika kali yang ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh Malaikat pergi meninggalkanmu. Hadirlah Iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk bersabar menahan amarah, dengan tidak membalas keburukan dengan hal-hal yang buruk pula. Allah berfirman, ''Hai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan [kepada Allah] dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.''&lt;br /&gt;-----------------------&lt;br /&gt;Sumber : Republika.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-6138531306469400743?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/6138531306469400743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/menahan-marah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6138531306469400743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6138531306469400743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/menahan-marah.html' title='Menahan Marah'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-6014048550401433518</id><published>2009-01-05T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:26:36.972-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Berprasangka Baik</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://denisrahadian.files.wordpress.com/2007/11/hugging_kittens.jpg?w=287&amp;amp;h=216"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 287px; CURSOR: hand; HEIGHT: 215px" alt="" src="http://denisrahadian.files.wordpress.com/2007/11/hugging_kittens.jpg?w=287&amp;amp;h=216" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Dua orang laki-laki bersaudara bekerja pada sebuah pabrik dan sama-sama tekun belajar Islam. Sama-sama mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin. Mereka acap kali harus berjalan kaki untuk sampai ke rumah guru pengajiannya. Jaraknya sekitar 10 km dari rumah peninggalan orang tua mereka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika sang kakak berdo’a memohon rejeki untuk membeli sebuah mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya, bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki dikarenakan mendapatkan bonus dari perusahaannya bekerja.&lt;br /&gt;Lalu sang kakak berdo’a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik akhlaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian berturut-turut sang Kakak berdo’a memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain. Dengan itikad supaya bisa lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua do’anya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap&lt;br /&gt;sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati&lt;br /&gt;bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya sangat sibuk dengan&lt;br /&gt;pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pengajian, maka sang adik sering&lt;br /&gt;kali harus berjalan kaki untuk mengaji kerumah guru mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya. Dia teringat bahwa adiknya selalu membaca selembar kertas saat dia berdo’a, menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdo’a. Lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati adiknya supaya selalu berdo’a kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya, karena dia merasa adiknya masih berhati kotor sehingga do’a-do’anya tiada dikabulkan oleh Allah azza wa jalla.&lt;br /&gt;Sang adik terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang&lt;br /&gt;begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan do’anya tak pernah terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan sebuah mesjid. Tiba-tiba matanya tertuju pada selembar kertas yang terlipat dalam sajadah yang biasa dipakai oleh adiknya yang berisi tulisan do’a, diantaranya Al-fatehah, Shalawat, do’a untuk guru mereka, do’a selamat dan ada kalimah di akhir do’anya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, Allah. tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu, Ampunilah aku dan kakak ku, kabulkanlah segala do’a kakak ku, bersihkanlah hati ku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku didunia dan akhirat,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya, tak diduga ternyata adiknya tak pernah sekalipun berdo’a untuk memenuhi nafsu duniawinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-6014048550401433518?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/6014048550401433518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/berprasangka-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6014048550401433518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6014048550401433518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2009/01/berprasangka-baik.html' title='Berprasangka Baik'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-6402612001747103662</id><published>2008-12-29T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:26:19.211-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><title type='text'>Save Palestine</title><content type='html'>&lt;a href="http://219.83.122.106/fckfiles/image/gaza3(1).jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 135px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://219.83.122.106/fckfiles/image/gaza3(1).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-6402612001747103662?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/6402612001747103662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/save-palestine.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6402612001747103662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/6402612001747103662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/save-palestine.html' title='Save Palestine'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-1231850695071253356</id><published>2008-12-23T07:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:25:56.685-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Jangan jual kegembiraan</title><content type='html'>&lt;a href="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:NtCRHtzuOVxDfM:http://www.moblogworld.net/twiki/pub/Moblog/FlexibleSkinRightBar/for_sale_sign_1.gif"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 130px" alt="" src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:NtCRHtzuOVxDfM:http://www.moblogworld.net/twiki/pub/Moblog/FlexibleSkinRightBar/for_sale_sign_1.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Seorang pria tua yang bijak memutuskan untuk pensiun dan membeli rumah mungil dekat sebuah SMP. Selama beberapa minggu ia menikmati masa-masa pensiunnya dengan tenang dan damai. Kebetulan saat itu sedang masa liburan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama kemudian, masa sekolah tiba. Dan, sekolah itu pun penuh dengan anak-anak. &lt;span class="fullpost"&gt;Suasana tenang dan nyaman menjadi sedikit berubah. Namun yang paling menjengkelkan pak Tua adalah, setiap hari ada tiga anak laki-laki lewat di depan rumah yang suka memukuli tong sampah yang ada di pinggir jalan. Mereka membikin keributan sepanjang hari dan berulah seolah-olah menjadi pemain perkusi hebat. Begitu terus dari hari ke hari.&lt;br /&gt;Sampai akhirnya pak Tua merasa harus melakukan sesuatu pada mereka. Keesokan harinya, pak Tua keluar rumah sambil tersenyum lebar menghampiri&lt;br /&gt;tiga anak laki-laki yang sedang asyik memukuli tong sampah. Ia menghentikan permainan mereka, dan berkata, "Hai, anak-anak! Kalian pasti suka&lt;br /&gt;bersenang-senang. Saya suka sekali dengan cara kalian bersenang-senang seperti ini. Sewaktu saya masih kecil, saya juga suka bermain-main seperti&lt;br /&gt;kalian. Nah, apakah kalian mau saya beri uang?"&lt;br /&gt;"Mau.. mau.." sahut ketiga anak itu serempak.&lt;br /&gt;"Okay, begini," pak Tua itu tersenyum. Lalu ia mengeluarkan tiga lembar&lt;br /&gt;uang ribuan dari sakunya. Katanya, "Masing-masing dari kalian saya beri uang seribu. Tapi kalian harus berjanji mau bermain-main di sini dan memukuli tong sampah ini setiap hari."&lt;br /&gt;Anak-anak itu senangnya luar biasa. Sejak itu setiap hari mereka "bekerja" memukuli tong sampah itu dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, pak Tua itu menghampiri dan menyambut "pekerjaan" mereka dengan penuh senyum. Namun kali ini senyumnya tampak agak sedih.&lt;br /&gt;Katanya, "Nak, kalian tahu khan situasi krisis akhir-akhir ini membuat uang pensiun saya tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari." Ia menarik nafas dalam-dalam. Anak-anak itu menunggu apa yang diucapkannya. Lanjut pak Tua. "Mulai hari ini saya hanya bisa membayar kalian lima ratus&lt;br /&gt;saja untuk tugas kalian memukuli tong sampah ini."&lt;br /&gt;Anak-anak itu tampak kecewa dengan keputusan pak Tua, namun mereka masih bisa menerimanya. Lalu mereka melanjutkan tugas mereka membuat keributan sepanjang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, pak Tua itu dengan wajah memelas mendekati anak-anak yang sedang memukuli tong sampah. Katanya, "Maaf, bulan ini saya belum menerima kiriman uang pensiun. Saya hanya bisa memberi kalian bertiga seribu Rupiah saja."&lt;br /&gt;"Apa..? Seribu untuk bertiga?," protes pemimpin pemain tong sampah itu. "&lt;br /&gt;Apa pak Tua kira kami ini mau menghabiskan waktu kami di sini hanya untuk uang segitu? Ah, yang benar saja! Pak Tua ini tidak masuk akal.&lt;br /&gt;Mulai hari ini kami tidak mau lagi melakukan tugas ini lagi. Kami keluar."&lt;br /&gt;Ketiga anak lelaki itu pergi meninggalkan pak Tua itu dengan bersungut-sungut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sejak hari itu pak Tua menikmati ketenangan hingga akhir hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah bila kita mencampur-adukkan kegembiraan hati dengan "uang gaji". Seringkali kita kehilangan keceriaan hanya karena kita menganggap "keceriaan" itu adalah sebuah pekerjaan yang dibayar, maka bila "bayarannya" berkurang maka kesenangan pun jadi berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai kegembiraan anda menghilang di balik beberapa lembar uang gajian belaka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-1231850695071253356?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/1231850695071253356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/jangan-jual-kegembiraan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1231850695071253356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1231850695071253356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/jangan-jual-kegembiraan.html' title='Jangan jual kegembiraan'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-1485776327012774862</id><published>2008-12-22T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:25:41.726-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Keluarga = Family</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/20/51/50/20515096/42-20515096.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 170px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 143px" alt="" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/20/51/50/20515096/42-20515096.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat."Oh, maafkan saya" adalah reaksi saya. Ia berkata,"Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda."&lt;br /&gt;Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan.Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.&lt;br /&gt;Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam,anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. "Minggir," kata saya&lt;br /&gt;dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur.&lt;br /&gt;Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya.Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku, "Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal,etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi,&lt;br /&gt;sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang.&lt;br /&gt;Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu." "Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning dan biru.&lt;br /&gt;Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu." Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes.&lt;br /&gt;Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, "Bangun, nak, bangun," kataku&lt;br /&gt;"Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?" Ia tersenyum,&lt;br /&gt;" Aku menemukannya jatuh dari pohon. " "Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu.Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru."&lt;br /&gt;Aku berkata, "Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu;&lt;br /&gt;Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi.&lt;br /&gt;Si kecilku berkata,"Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu."&lt;br /&gt;Aku pun membalas,"Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru."&lt;br /&gt;Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka.&lt;br /&gt;Mari kita renungkan,kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita ketimbang&lt;br /&gt;keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana, bukan?&lt;br /&gt;Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?&lt;br /&gt;Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?&lt;br /&gt;Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.&lt;br /&gt;FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER, (I), (L)OVE, (Y)OU&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-1485776327012774862?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/1485776327012774862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/saya-menabrak-seorang-yang-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1485776327012774862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1485776327012774862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/saya-menabrak-seorang-yang-tidak.html' title='Keluarga = Family'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-2673926246196928985</id><published>2008-12-19T07:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:25:23.819-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Berpikir Positif</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/20/01/13/20011387/42-20011387.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 170px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 128px" alt="" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/20/01/13/20011387/42-20011387.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan &amp;amp; kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapi, bersih &amp;amp; teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi dan menyiksanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum &amp;amp; berkata kepada sang ibu : "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan Ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi". Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu &amp;amp; kotoran disana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali ia merasa nyaman&lt;br /&gt;dengan visualisasi tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya.&lt;br /&gt;"Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?" Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan&lt;br /&gt;sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".&lt;br /&gt;Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder &amp;amp; John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming). Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya BERSYUKUR;&lt;br /&gt;- Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain&lt;br /&gt;- Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.&lt;br /&gt;- Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan&lt;br /&gt;- Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi&lt;br /&gt;- Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman&lt;br /&gt;- Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan&lt;br /&gt;- Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya&lt;br /&gt;saya masih mampu bekerja keras&lt;br /&gt;- Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat&lt;br /&gt;- Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup dst....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-2673926246196928985?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/2673926246196928985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/berpikir-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/2673926246196928985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/2673926246196928985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/berpikir-positif.html' title='Berpikir Positif'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-7635960601492653311</id><published>2008-12-18T18:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:24:31.446-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Hal kecil untuk masyarakat kecil (silakan dilakukan &amp; ditambah sendiri)</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://abusyamil.net/wp-content/plugins/gallery/keraktelor/DSC_0021%20copy.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 500px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 332px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://abusyamil.net/wp-content/plugins/gallery/keraktelor/DSC_0021%20copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln0" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Mungkin hanya hal kecil, tapi belum tentu kecil bagi orang lain. So, mari kita lakukan:&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln0');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln1');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln2');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln3" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;1. Kalau beli majalah, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku. Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan atau pundi lampu merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln3');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln4');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln5');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln6');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln7');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln8');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln9');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln10');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln11" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang lewat di rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada di rumah pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan pembantu/tetangga. Agak lebih repot sedikit, tetapi uangnya akan masuk ke orang kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln11');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln12');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln13');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln14');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln15');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln16');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln17" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;3. Ada ! baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah sekali-sekali membeli dagangan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln17');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln18');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln19');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln20');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln21');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln22');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln23');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln24" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan kue, misalnya kue pancong, kue ape, dsb. Belilah. Untuk kita uangnya tidak seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna. Tentu saja jangan keseringan, karena nanti kita juga bosen.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln24');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln25');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln26');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln27');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln28');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln29');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln30" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;6. Untuk yang cowok -- mungkin jika tidak terlalu pusing sama model rambut, ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon. Lumayan bisa menolong mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln30');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln31');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln32');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln33');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln34" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;7. Kalo mo service ke bengkel, mendingan nggak ke dealer tapi ke bengkel umum/biasa. Tapi kalau masih garansi jangan kali ya...&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln34');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln35');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln36');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln37');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln38');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln39" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;8. Sebulan sekali gaji yang kita peroleh bisa kita sisihkan ke yatim atau janda janda tua ! atao orang yang berhak / yang membutuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln39');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln40');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln41');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln42');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln43');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln44" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;9. Bagi yang punya mobil ada baiknya kita sewaktu waktu naik angkutan umum, kayak bis, mikrolet, bajai dan becak, buat nambah penghasilan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln44');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln45');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln46');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln47" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;10. dst. silakan ditambah sendiri..&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln47');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln48');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln49');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln50');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln51');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln52');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln53" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Kalau di dalam mailing list ini ada 30 orang, rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi goreng seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita "berikan" ke orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan -- itu hanya dari urusan nasi goreng.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln53');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln54');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln55');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln56" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Jadi rasanya kalau kita membiasakan diri untuk melakukan ini, maka mudah-mudahan secara perlahan kita bisa menyeimbangkan distribusi uang ke bawah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-7635960601492653311?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/7635960601492653311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/mungkin-hanya-hal-kecil-tapi-belum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/7635960601492653311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/7635960601492653311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/mungkin-hanya-hal-kecil-tapi-belum.html' title='Hal kecil untuk masyarakat kecil (silakan dilakukan &amp; ditambah sendiri)'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-1945455537325834470</id><published>2008-12-15T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:44:51.524-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Inflasi &gt;&gt; Cacat bawaan kapitalisme</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:tSOctSggmLGYBM:http://coffeeoriental.files.wordpress.com/2007/08/uang_melayang_inflasi_by_halim.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 125px; cursor: pointer; height: 88px;" alt="" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:tSOctSggmLGYBM:http://coffeeoriental.files.wordpress.com/2007/08/uang_melayang_inflasi_by_halim.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menarik isi materi yg disampaikan Ustadz Felix Siauw (seorang muallaf) pada pengajian rutin kamis sore di Lt.3 Wismul mengenai Penyebab Krisis Global. Salah satunya beliau menjelaskan karena disebabkan cacat bawaan pada sistem ekonomi kapitalisme. Cacat bawaan ini dijelaskan secara sederhana seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;misal ada 4 orang A,B,C dan D :&lt;br /&gt;A ceritanya pemilik dan pengelola bank&lt;br /&gt;B punya duit dan menabung di bank&lt;br /&gt;C dan D pengusaha yg meminjam dari bank&lt;br /&gt;B menabung 1000 ke A. B akan mendapatkan bunga dari A sebesar 5% setelah 1 tahun.&lt;br /&gt;C dan D meminjam masing2 500 ke A selama 1 tahun.&lt;br /&gt;A mengambil bunga dari C dan D masing2 10% sehingga C dan D harus mengembalikan masing2 550 setelah 1 tahun.&lt;br /&gt;Setelah 1 tahun si C bisa mengembalikan 550 sedangkan si D hanya bisa mengembalikan 450.&lt;br /&gt;Mengapa? Karena uang yg beredar memang hanya 1000, karena konsep bunga itulah yg menyebabkan uang SEOLAH menjadi bertambah, padahal sebenarnya hanya menambah di satu pihak dan mencekik di pihak yg lain.&lt;br /&gt;Lalu apa solusi sistem kapitalis mengatasi hal ini? Dicetaklah uang baru untuk memenuhi kebutuhan pasar.&lt;br /&gt;Impactnya, uang yg beredar akan semakin banyak dan terciptalah inflasi (Inflasi:naiknya harga barang akibat nilai&lt;br /&gt;mata uang yg menurun bisa dikarenakan jumlah uang yg beredar terlalu banyak,defisit neraca perdagangan dan&lt;br /&gt;lainnya).&lt;br /&gt;Jadi, inflasi memang adalah sesuatu yg pasti dalam sistem ini. Dan ini sesuai dg statement beberapa tokohnya :&lt;br /&gt;Robert A. Mundell-Peraih Nobel Ekonomi : Ketika masyarakat dunia menggunakan fiat money, maka konsekuensi logisnya mereka telah memasuki tahapan ekonomi baru yaitu inflasi abadi.&lt;br /&gt;William Cobbet-Paper Against Gold : Utang Nasional dan Inflasi adalah anak sistem uang kertas (fiat money).&lt;br /&gt;Jelas sekali peringatan Allah akan hal ini :&lt;br /&gt;وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى&lt;br /&gt;Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku (syariah), dia berhak mendapatkan kehidupan yang sempit, dan kami akan mengumpulkannya pada Hari Kiamat dalam keadaan buta (QS Thaha [20]: 124).&lt;br /&gt;oleh:Widjil Widodo&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-1945455537325834470?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/1945455537325834470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/menarik-isi-materi-yg-disampaikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1945455537325834470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1945455537325834470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/menarik-isi-materi-yg-disampaikan.html' title='Inflasi &gt;&gt; Cacat bawaan kapitalisme'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-5912815522085924982</id><published>2008-12-12T18:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:23:16.348-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Kelinci &amp; kura-kura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:vGKHl_kUjxdM9M:http://doe.sd.gov/oess/cans/nbulletin/2004/mar/Turtle%2520and%2520Bunny%2520Arguing.gif"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 116px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 134px" alt="" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:vGKHl_kUjxdM9M:http://doe.sd.gov/oess/cans/nbulletin/2004/mar/Turtle%2520and%2520Bunny%2520Arguing.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di suatu masa di suatu dimensi, kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai siapa yang lebih cepat.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat jalurnya. Kelinci melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal jauh di belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat sejenak sebelum lanjut lagi, "Ah, gue istirahat dulu, ntar klo si kura-kura dah deket baru gue lari lagi.". Kelinci duduk di bawah pohon (gak di atas pohon karena kelinci gak bisa manjat) dan akhirnya tertidur pules.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kura-kura akhirnya melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan adu lari. Akhirnya kelinci pun terbangun dan menyadari dirinya telah kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral : alon-alon asal kelakon yg akan berjaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi Kegagalan (Root Cause Analysis). Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu percaya diri, ceroboh dan lalai. "Klo kemaren gue ga macem2, ga mungkin gue kalah" pikir kelinci. Ditantangnya lg si kura-kura, "Hei kura-kura, sini loe... Gue ga trima loe menang kemaren, ayo kita lomba lagi, sekali ini pasti gue yang menang".&lt;br /&gt;Si kura-kura nyante aja ngejawab, "hayyuukk, siapa takut?"&lt;br /&gt;Akhirnya dimulai lomba, dan dari awal lomba kelinci melesat meninggalkan kura-kura dan terus berlari hingga ke garis finish. Beneran juga, kelinci yang menang; Sumpeh dehhhhhhhh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral : Yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal kelakon .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kura-kura panas, dan setelah dipikir-pikir baru nyadar klo dia ga bakalan bisa ngalahin kelinci dengan kondisi seperti itu. Ditantangnyalah kelinci adu lari lg ke suatu tempat. "Hei kelinci, ayo kita lomba lagi. Sekarang kita lewat jalan ini ke sana. Brani ga loe?"&lt;br /&gt;Ditantang seperti itu, kelinci langsung mau aja karna dah yakin dia yang bakalan menang, wong kemaren aja dia bisa menang. Lomba dimulai dan dengen kencangnya kelinci berlari meninggalkan kura-kura.&lt;br /&gt;"Yang penting gue jangan setop-setop, pasti gue menang." pikir kelinci. Ndilalah, ternyata jalan di depan kelinci terhalang sungai. "Duh, gimana nih gue nyebrangin ni sungai? Gue ga bisa brenang lagi" termenung si kelinci mencari jalan menyebrangi sungai.&lt;br /&gt;Lama termenung, akhirnya kelinci melihat kura-kura dateng dan nyebur berenang di sungai, keluar lagi berjalan pelan menuju garis finish.&lt;br /&gt;Terpaku kelinci melihat kemenangan si kura-kura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral : ketahuilah.. .jikalau punya kemampuan dan ubah keadaan sesuai kemampuan yang kita punya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeliat si kelinci terpaku sedih, kura-kura pun menghampirinya dan bilang,"dah, jangan sedih, besok kita ulangin lagi, tapi kita bareng-bareng."&lt;br /&gt;Esoknya, lomba dimulai lagi, tapi sekarang kelinci nggendong kura-kura sampe tepi sungai. Kemudian gantian kura-kura menggendong kelinci menyebrangi sungai dilanjutkan kembali kelinci nggendong kura-kura sampe garis finish. Hasilnya mereka berdua lebih cepat sampai di garis finish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral : pinter dan berkemampuan tapi ga bisa kerjasama bakalan percuma karena dengan kerjasama maka kekurangan akan dipenuhi oleh yg lainnya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah :&lt;br /&gt;1. yang cepat dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal kelakon.&lt;br /&gt;2. bekerjalah sesuai kemampuanmu .&lt;br /&gt;3. kumpulkan sumber daya dan kerja sebagai tim selalu mengalahkan kelebihan pribadi&lt;br /&gt;4. jangan menyerah bila gagal .&lt;br /&gt;5. berlombalah dengan situasi, jangan dengan saingan .&lt;br /&gt;6. perbedaan bukanlah suatu kendala untuk bekerja sama. meskipun ada perbedaan, namun kita tetap bisa saling bekerja sama; dan justru terkadang dengan adanya perbedaan itulah muncul suatu kebaikan / keuntungan bersama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-5912815522085924982?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/5912815522085924982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/kelinci-kura-kura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/5912815522085924982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/5912815522085924982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/kelinci-kura-kura.html' title='Kelinci &amp; kura-kura'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-8603028921331625632</id><published>2008-12-11T18:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:22:58.640-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Rela melepaskan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/76/92/18769218/42-18769218.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 124px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 170px" alt="" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/76/92/18769218/42-18769218.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada sebuah perusahaan besar yang sedang mencari karyawan. Dalam tes tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;Anda sedang mengendarai motor ditengah malam gelap gulita dan hujan lebat disebuah daerah yang penduduknya sedang diungsikan semuanya karena banjir. Pemerintah setempat hanya bisa memberikan bantuan 1 buah bis yang saat ini juga sedang mengangkut orang-orang ke kota terdekat. Saat itu juga Anda melewati sebuah perhentian bis satu-satunya di daerah itu. Di perhentian bis itu Anda melihat 3 orang yang merupakan orang terakhir di daerah itu yang sedang menunggu kedatangan bis:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;* Seorang nenek tua yang sekarat&lt;br /&gt;* Seorang dokter yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya.&lt;br /&gt;* Seseorang yang selama ini menjadi idaman hati Anda dan akhirnya Anda temukan.&lt;br /&gt;Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk membonceng Anda, siapakah yang akan Anda ajak? Dan jelaskan jawaban Anda mengapa Anda melakukan itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:&lt;br /&gt;* Seharusnya Anda menolong nenek tua itu dulu karena dia sudah sekarat.Jika tidak segera ditolong akan meninggal. Namun, kalo dipikir-pikir, orang yang sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lainnya masih sangat muda dan harapan hidup kedepannya masih panjang.&lt;br /&gt;* Dokter itu pernah menyelamatkan hidup Anda. Inilah saat yang tepat untuk membalas budi kepadanya. Tapi kalo dipikir, kalo sekedar membalas budi bisa lain waktu kan. Namun, kita tidak akan pernah tahu kapan kita mendapatkan kesempatan itu lagi.&lt;br /&gt;* Mendapatkan idaman hati adalah hal yang sangat langka. Jika kali ini Anda lewatkan, mungkin Anda tidak akan pernah ketemu dia lagi. Dan impian Anda akan kandas selamanya.Jadi yang mana yang Andapilih?&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;..&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;..&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Dari 2000 an orang pelamar hanya 1 orang yang diterima bekerja di perusahaan tersebut. Orang tersebut tidak akan menjelaskan jawabannya, hanya menulis dengan singkat:&lt;br /&gt;* Saya akan memberikan kunci motor saya kepada sang dokter dan meminta dia untuk membawa nenek tua yang sedang sekarat tersebut untuk ditolong segera. Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal di sana dengan Sang idaman hati saya untuk menunggu bis kembali menolong kami.&lt;br /&gt;........&lt;br /&gt;........&lt;br /&gt;Ya..jawaban diatas adalah jawaban yang terbaik bukan?tapi kenapa sebagian besar hal tersebut tidak kita pikirkan sebelumnya?? ? Apakah karena kita terbiasa dengan tidak mau untuk melepas apa yang sudah kita dapatkan ditangan dengan susah payah. Dan bahkan berusaha meraih lagi sebanyak-banyaknya? Ataukah karena orang tersebut seorang pemburu sejati???&lt;br /&gt;:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang... dengan rela untuk melepaskan sesuatu yang kita miliki, melepaskan kekeraskepalaan kita, mengakui segala keterbatasan yang kita miliki dan melepaskan semua keinginan kita untuk sesuatu yang lebih mulia, kita akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sesudah kesusahan pasti datang kemudahan"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-8603028921331625632?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/8603028921331625632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/ada-sebuah-perusahaan-besar-yang-sedang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/8603028921331625632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/8603028921331625632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/ada-sebuah-perusahaan-besar-yang-sedang.html' title='Rela melepaskan'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-4105530798158675131</id><published>2008-12-08T08:00:00.000-08:00</published><updated>2008-12-21T22:47:49.554-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><title type='text'>Gratis NSP</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mobileindonesia.net/wp-content/uploads/2008/08/nsp_gartis.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 106px;" src="http://mobileindonesia.net/wp-content/uploads/2008/08/nsp_gartis.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda mau NSP Gratis? Dapatkan 5 NSP GRATIS  dari Buletin SMAN1G untuk tiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya mudah, cukup dengan berkontribusi dalam Buletin SMAN1G dengan cara mengirimkan buletin/artikel/tulisan Anda, Anda berpeluang mendapatkan 5 NSP Gratis setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaratnya :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  * Artikel boleh ditulis dalam bahasa Indonesia / bahasa asing.&lt;br /&gt;  * Tema bebas, yang penting bersifat membangun.&lt;br /&gt;  * Tulisan adalah karya asli penulis atau dapat berupa saduran dari sumber lain dengan menyebutkan sumber aslinya.&lt;br /&gt;  * Dikirimkan ke smun1gml@yahoo.com dalam format file Ms. Word.&lt;br /&gt;  * Program ini hanya berlaku bagi pelanggan TELKOMSEL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bulannya akan dipilih 2 orang pemenang dengan masing-masing pemenang mendapatkan 2 buah NSP gratis. Setiap pemenang boleh mendaftarkan 2 nomor HP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Buletin SMAN1G  juga akan memberikan 1 NSP GRATIS tambahan buat 1 orang pengirim komentar favorit setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama-nama pemenang akan diumumkan di Buletin SMAN1G pada setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-4105530798158675131?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/4105530798158675131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/gratis-nsp.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/4105530798158675131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/4105530798158675131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/gratis-nsp.html' title='Gratis NSP'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9002869124240747491.post-1081206383632359837</id><published>2008-12-01T08:00:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T21:25:38.250-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><title type='text'>About Buletin SMAN1G</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:6dz0QESdDUlVSM:http://www.belia-sukan.gov.bn/Image/heading/bismillah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 146px; height: 47px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:6dz0QESdDUlVSM:http://www.belia-sukan.gov.bn/Image/heading/bismillah.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum wr wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buletin SMAN1G ini adalah buletin board nya anak-anak SMAN 1 Gemolong.&lt;br /&gt;Buletin ini digunakan untuk menampung buletin-buletin yang pernah di posting di &lt;a href="http://www.friendster.com/"&gt;friendster&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Melalui buletin ini diharapkan bisa mengajak teman-teman semua untuk bisa memnfaatkan fasilitas yang ada, mengajak pada sesama untuk menjadi manusia yang lebih berguna, mengajak kepada kebaikan.&lt;br /&gt;Kami berharap semoga dengan munculnya buletin ini bisa memberi inspirasi &amp;amp; bermanfaat untuk semua, khususnya kami sendiri.&lt;br /&gt;Akhirnya, saya mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian pembaca semua, dan mohon maaf bila ada salah-salah kata.&lt;br /&gt;Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum wr wb.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;STOP Global Warming, STOP Make SPAM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9002869124240747491-1081206383632359837?l=buletinsman1g.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/feeds/1081206383632359837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/about-buletin-sman1g.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1081206383632359837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9002869124240747491/posts/default/1081206383632359837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buletinsman1g.blogspot.com/2008/12/about-buletin-sman1g.html' title='About Buletin SMAN1G'/><author><name>Buletin SMAN1G</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_h7h0teTL6-8/SU8SyE1RxUI/AAAAAAAAAAQ/jDJymPsxeL8/S220/14102007150.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
